Every rupiah you spend on ads gets validated — or killed — by your social media profile. Prospects check before they buy. If what they find looks inactive, inconsistent, or generic, your ad budget just subsidized your competitor.
Prospect melihat iklan Anda, lalu cek Instagram Anda. 3 post dalam 2 bulan, konten generik, tanpa kepribadian brand. Mereka scroll pergi — dan budget iklan Anda baru saja terbuang sia-sia.
Random posting schedules, no pillar strategy, no brand voice consistency. Your social media says nothing about who you are.
Followers are not pipeline. If your content can't move someone from aware to interested to DM to meeting — it's decoration. Engagement without intent is noise with extra steps.
You ran an ad. They clicked. Then checked your profile. What they found killed the conversion. An inactive, generic profile doesn't just look bad — it actively costs you leads your ad budget already paid for.
Feed, Stories, Reels, Carousel — konten yang dibangun untuk saves dan shares, bukan sekadar likes.
Video pendek yang menarik dalam 3 detik dan mendorong kunjungan profil, bukan sekadar views.
Konten otoritas B2B — thought leadership yang memposisikan brand Anda di depan decision makers.
Pembangunan komunitas dan distribusi konten untuk brand yang menargetkan demografi 30+.
Long-form dan Shorts — konten edukasi yang membangun kepercayaan dan mendorong search traffic.
Pilar konten, panduan brand voice, kadence posting, dan target KPI engagement per platform.
12-20 post/bulan dengan tujuan yang jelas. Setiap post punya purpose, hook, dan pesan yang konsisten dengan brand.
Copywriting, desain grafis, editing video — semua diproduksi oleh tim kami. Anda approve, kami publish.
Respons DM, engagement komentar, dan nurturing komunitas — membangun komunitas aktif yang memvalidasi brand Anda.
Bukan dump data. Laporan insight dengan konten terbaik, tren audiens, dan 3 action items.
Deep dive 60 menit. Konten apa yang berhasil, audiens mana yang bertumbuh, dan pivot strategis bulan depan.
Kami mengukur konten berdasarkan dampak brand — bukan vanity metrics. Engagement rate, kunjungan profil, saves, dan shares.
Setiap konten dipetakan ke topik pilar yang terhubung ke tujuan bisnis Anda. Tanpa konten filler, tanpa "posting demi posting".
Apa yang berhasil di Instagram tidak berhasil di LinkedIn. Kami menyesuaikan format, tone, dan hook untuk setiap platform — bukan copy-paste konten yang sama ke mana-mana.
| RekomendasiBanana Digital Boost | Marketing In-House | Agency Lain | |
|---|---|---|---|
| Tim | Strategist + copywriter + desainer + video editor | 1-2 orang handle semua | Junior AM, eksekusi berbasis template |
| Strategi Konten | Berbasis pilar, dipetakan ke tujuan brand | Posting apa pun yang terasa tepat hari ini | Kalender terisi, tapi tanpa intent strategis |
| Metrik Keberhasilan | Engagement rate, kunjungan profil, saves & shares | Likes dan jumlah followers | Reach dan impressions |
| Kualitas Kreatif | Hooks berbasis data, format yang sudah teruji | "Bikin yang bagus" tanpa data | Template Canva yang sama di-recycle |
| Pendekatan Platform | Konten native per platform | Post yang sama di semua platform | Resize untuk setiap platform |
| Pelaporan | Insight mingguan + 3 action items | Ad hoc, kalau sempat | PDF bulanan dengan screenshot |
| Komunikasi | Direct WhatsApp, respon < 1 jam kerja | Internal meeting (sering deprioritized) | Email, respon 2-3 hari |
| Kontrak | 3-12 bulan | Gaji tetap (susah hire yang bagus) | Lock-in 6-12 bulan |
| Metodologi | Boost Engine Banana Diagnosis → Eksekusi → Control loop |
Trial & error, tanpa playbook | SOP generic, copy-paste semua klien |
| Adaptasi | Custom playbook per industri & model bisnis | Ikut trend tanpa strategi | Template sama untuk setiap klien |
| Iterasi | Optimasi mingguan, pivot berbasis data | Jarang dievaluasi | Review bulanan (kalau ingat) |
Bagaimana kami mentransformasi media sosial brand fintech dari konten mati menjadi brand presence yang kredibel yang mendukung konversi iklan.
Tantangan: Ezycash telah posting harian tapi tanpa strategi konten — foto produk acak, caption generik, dan inconsistent brand voice. Engagement rate 0,8% dan brand terlihat tidak eksis secara online.
Solusi: Membangun strategi konten berbasis pilar yang dengan brand voice yang konsisten: konten edukasi untuk otoritas, product storytelling untuk kepercayaan, dan social proof post untuk kredibilitas. Mengimplementasikan format native per platform — Reels untuk reach, Carousels untuk edukasi, Stories untuk engagement.
Hasil: Engagement rate grew from 0.8% to 4.2% in 6 months. Profile visits increased 320%. Content save rate grew 5x — the brand's social media became a trust layer that boosted paid ads conversion.
Hasil bervariasi berdasarkan industri, budget, dan kondisi pasar.
If your social media is active but not generating leads or supporting your ad conversions — the problem is strategy, not frequency. Tell us about your brand.
Jadwalkan KonsultasiTimeline terstruktur — agar Anda tahu persis apa yang terjadi dan kapan.
Tell us about your brand and current social media setup — we'll come back with a specific observation on what's killing your pipeline. No pitch, no template.